Testingggg

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa STAIDA Kendal Jadi Khotib Idul Adha 1447 H di Magelang

MAGELANG – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Amanah, Ahmad Abdul Hakam yang akrab disapa Jino, mendapat kepercayaan menjadi khotib Idul Adha 1447 H di Masjid Albarokah Magelang. Momentum tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan dakwah Islamiyah.
Pelaksanaan Sholat dan Khutbah Idul Adha berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan jamaah dari lingkungan sekitar. Dalam khutbahnya, Jino mengangkat tema tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, memperkuat kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Menurutnya, ibadah qurban tidak hanya bermakna menyembelih hewan, tetapi juga sebagai simbol pengorbanan diri untuk kebaikan umat dan masyarakat.
“Kita harus meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS. Semangat berqurban harus melahirkan kepedulian sosial dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” ungkapnya dalam khutbah Idul Adha.
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa STAIDA Kendal dalam mengembangkan kemampuan dakwah, kepemimpinan, serta komunikasi di tengah masyarakat. Selain itu, keterlibatan mahasiswa sebagai khotib juga menunjukkan komitmen kampus dalam mencetak generasi muda Islam yang siap mengabdi dan memberikan manfaat bagi umat.
Pengurus Masjid Albarokah menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa STAIDA Kendal yang dipercaya menjadi khotib Idul Adha. Jamaah pun menyambut antusias dan merasa bangga melihat generasi muda mampu tampil menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan baik dan penuh makna.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara nyata dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.



