Testingggg

Perkuat Karakter Calon Guru Muslim, Mahasiswa PAI dan PGMI STAIDA Kendal Ikuti Tausiyah Imam Masjid Al-Azhar

KENDAL — Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Amanah (STAIDA) Kendal mendapat kehormatan atas kehadiran Syaikh Prof. Dr. Zakaria Muhammad Marzouq Al Hasani, Imam Masjid Al-Azhar, Kairo, Mesir, dalam kegiatan tausiyah keagamaan di Kampus STAIDA, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STAIDA Kendal, H. Muhammad Fatwa, M.S.I., serta mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Kehadiran ulama dari Mesir tersebut menjadi kesempatan berharga bagi civitas akademika untuk memperdalam wawasan keislaman sekaligus memperkuat karakter sebagai calon pendidik Muslim yang berilmu dan berakhlak mulia.

Ketua STAIDA Kendal, H. Muhammad Fatwa, M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan penghormatan kepada Syaikh Zakaria atas kesediaannya hadir di lingkungan Kampus STAIDA Kendal. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan mahasiswi PAI serta PGMI untuk memperoleh nasihat langsung dari seorang ulama yang memiliki keterkaitan dengan tradisi keilmuan Al-Azhar, Mesir. Melalui kegiatan tersebut, STAIDA Kendal terus mendorong penguatan kualitas akademik dan spiritual mahasiswa agar mampu menjadi generasi pendidik yang memiliki wawasan keislaman luas, kepribadian yang baik, serta komitmen dalam mengamalkan ilmu.

Dalam tausiyahnya, Syaikh Zakaria menekankan pentingnya istiqamah dalam membaca Al-Qur’an. Menurut pesan yang disampaikan, Al-Qur’an hendaknya menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan hanya dibaca pada waktu-waktu tertentu. Konsistensi dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu jalan untuk menjaga keimanan, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Pesan tersebut selaras dengan QS. Al-Muzzammil ayat 20 yang menjelaskan perintah membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan. Rasulullah saw. juga mengajarkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara berkelanjutan meskipun sedikit. Bagi mahasiswa PAI dan PGMI, istiqamah membaca Al-Qur’an merupakan bekal penting untuk menjadi teladan bagi peserta didik di masa mendatang.

Selain istiqamah membaca Al-Qur’an, Syaikh Zakaria mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dan meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Ilmu hendaknya dicari bukan semata-mata untuk memperoleh gelar, kedudukan, atau pengakuan, melainkan untuk mendapatkan rida Allah Swt. serta memberikan manfaat kepada masyarakat. Pesan ini sejalan dengan QS. Al-Bayyinah ayat 5 yang menegaskan pentingnya memurnikan ketaatan kepada Allah. Nilai keikhlasan tersebut sangat relevan bagi mahasiswa PAI dan PGMI yang kelak akan berperan dalam mendidik, membimbing, dan membentuk karakter generasi penerus. Seorang pendidik tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus memiliki keteladanan, kesabaran, dan tanggung jawab moral.

Syaikh Zakaria juga menegaskan pentingnya menghormati guru dan menjaga adab dalam perjalanan menuntut ilmu. Ilmu yang bermanfaat akan terus memberikan kebaikan ketika diajarkan, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Muslim mengenai tiga amalan yang pahalanya tetap mengalir setelah seseorang meninggal dunia, salah satunya ilmu yang bermanfaat. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa dan mahasiswi STAIDA Kendal bahwa keberhasilan akademik harus disertai sikap tawaduk, penghormatan kepada dosen dan guru, serta kesungguhan dalam mengamalkan ilmu. Melalui kegiatan tausiyah ini, STAIDA Kendal berharap mahasiswa Program Studi PAI dan PGMI semakin termotivasi untuk menjadi calon pendidik yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kegiatan tausiyah bersama Imam Masjid Al-Azhar Kairo Mesir ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen STAIDA Kendal dalam membangun tradisi pendidikan tinggi Islam yang memadukan ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan pembentukan akhlak. Kehadiran Syaikh Prof. Dr. Zakaria Muhammad Marzouq Al Hasani memberikan pesan berharga bahwa keberhasilan menuntut ilmu tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keikhlasan niat, istiqamah beribadah, serta manfaat ilmu bagi sesama. Dengan semangat tersebut, mahasiswa dan mahasiswi PAI dan PGMI STAIDA Kendal diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi pendidik yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam, masyarakat, bangsa, dan agama.

Bagikan
Mukhrodi, S.Pd.I., M.Pd.
Mukhrodi, S.Pd.I., M.Pd.
Articles: 568